Kupang – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Kota Kupang dengan membawa komitmen untuk memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT) di pasar kerja internasional.
Dalam kunjungan tersebut, Kementerian P2MI menjalin sinergi dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) guna mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja global. Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada proses penempatan tenaga kerja ke luar negeri, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, informasi, dan pembekalan mental.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa dari berbagai program studi, seperti keperawatan, kebidanan, farmasi, teknik, hingga pendidikan, akan memperoleh akses terhadap kurikulum pendukung, pelatihan kompetensi, serta informasi mengenai peluang kerja di berbagai negara tujuan.
Negara-negara seperti Jepang, Kanada, dan Jerman menjadi beberapa tujuan yang memiliki kebutuhan tenaga kerja profesional di berbagai sektor. Dengan persiapan yang matang, para lulusan diharapkan mampu bersaing secara global dan memperoleh pekerjaan melalui jalur resmi yang memberikan perlindungan hukum serta jaminan hak sebagai pekerja migran.
Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa program ini merupakan upaya untuk memastikan generasi muda Indonesia, khususnya dari NTT, tidak hanya berangkat bekerja ke luar negeri, tetapi juga memiliki keterampilan, profesionalisme, dan kesiapan yang memadai sehingga mampu memberikan kontribusi positif di negara tujuan.
Universitas Citra Bangsa sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Nusa Tenggara Timur dengan lebih dari 26.000 alumni dan sekitar 3.500 mahasiswa aktif. Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak lulusan UCB yang memiliki akses terhadap peluang kerja internasional secara aman, legal, dan bermartabat.
Sinergi antara Kementerian P2MI dan Universitas Citra Bangsa menjadi langkah strategis dalam membuka peluang karier global bagi generasi muda NTT, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing di tingkat internasional.